Home » Berita » Gaji PNS Dipotong?
sahabat dhuafa

Gaji PNS Dipotong?

Pada masa orde baru tanggal 8 november 1968 presiden Soekarno pernah menerbitkan pengumuman no. 1 tahun 1968, yaitu:

“Masyarakat dapat mengirim zakat atau sedekah kepada presiden soekarno pribadi.”

Dengan peraturan yang dibuat oleh presiden Soekarno pada waktu itu adalah bukti keseriusan presiden dalam menghimpun zakat yang sebelumnya disampaikan dalam peringatan isra mi’raj di Istana Negara pada tanggal 26 oktober 1968. Aturan tersebut dibuat kala itu, menurut G. Dwipayana dan Nazarudin Sjamsudin dalam bukunya, jejak langkah pak Harto 28 maret 1968-23 maret 1973 dalam rangka memperlancar pengumpulan zakat.

Setahun kemudian, presiden Soekarno mengeluarkan keppres tanggal 21 mei 1969 untuk membentuk panitia zakat yang diketuai oleh menteri kesejahteraan rakyat Idham Chalid. Tim  ini ditugaskan untuk lebih meningkatkan pamasukan uang zakat dan cara cara penggunaannya agar sesuai dengan ajaran islam. Presiden Soekarno juga meminta kepada panitia ini suatu perumusan tetang rumusan penggunaan uang zakat, seperti yang harus diutamakan atau didahulukan apakah itu Madrasah, pembangunan rumah sakit ataupun untuk fakir miskin.

Seorang manusia yang beruntung adalah manusia yang memiliki pahala yang tidak putus-putus walaupun ia sudah meninggal tapi amalannya akan tetap mengalir seperti air sungai yang tak bermuara. Sepanjang hidupnya penuh dengan kebahagiaan dan keberkahan, itu lah Amal Jariyah.

Amal Jariyah adalah amalan seseorang yang tidak pernah putus putus seperti ilmu yang bermanfaat, sedekah dan lain lain.

Dari Asma’ binti Abi Bakr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda padaku:

لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ

Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.”

Dalam riwayat lain disebutkan,

أنفقي أَوِ انْفَحِي ، أَوْ انْضَحِي ، وَلاَ تُحصي فَيُحْصِي اللهُ عَلَيْكِ ، وَلاَ تُوعي فَيُوعي اللهُ عَلَيْكِ

Infaqkanlah hartamu. Janganlah engkau menghitung-hitungnya (menyimpan tanpa mau mensedekahkan). Jika tidak, maka Allah akan menghilangkan barokah rizki tersebut. Janganlah menghalangi anugerah Allah untukmu. Jika tidak, maka Allah akan menahan anugerah dan kemurahan untukmu.”

Hadits ini dibawakan oleh Yahya bin Syarf An Nawawi dalam Riyadhus Shalihin pada Bab “Kemuliaan, berderma dan berinfaq”, hadits no. 559 (60/16).

Kementerian Agama tengah merencanakan aturan yang memungkinkan untuk pemotongan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatul Sipil Negara untuk zakat sebesar 2,5 persen. Potensi dana zakat yang dapat dihimpun, menurut Menteri Agama Lukman Hakim Sarifudin mencapai Rp. 10 triliun lebih.

Mungkin dari perkataan  presiden Soekarno dengan membuat keputusan  itu ada benarnya karena harta yang kita milik itu bukanlah milik kita semua tetapi sebagian milik orang orang yang membutuhkan. Dibawah kita ternyata banyak sekali orang orang yang sangat membutuhkan bantuan seperti untuk kebutuhan pokok, sekolah, dan lain lain.

Semoga dengan adanya tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita, mari kita bantu orang orang yang membutuhkan bantuan dengan cara kita menyisihklan sebagian harta kita  untuk mereka, karena dalam hadist:

“Allah akan menolong seorang hamba itu senantiasa menolong saudaranya.” (HR. Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.